Lengkuas (Alpinia galanga)


 



Klasifikasi Alpinia galanga (Lengkuas)

a. Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
b. Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
c. Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
d. Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
e. Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
f. Sub Kelas: Commelinidae
g. Ordo: Zingiberales
h. Famili: Zingiberaceae (suku jahe-jahean)
i. Genus: Alpinia
j. Spesies: Alpinia galanga (L.) Sw.

Deskripsi
Lengkuas adalah terna tegak yang tingginya 2 m atau lebih. Batangnya yang muda keluar sebagai tunas dari pangkal batang tua. Seluruh batangnya ditutupi pelepah daun. Batangnya ini bertipe batang semu. Daunnya tunggal, bertangkai pendek, berbentuk daun lanset memanjang, ujungnya runcing, pangkalnya tumpul, dan tepinya rata. Ukurannya daunnya adalah: 25-50 cm × 7-15 cm. Pelepah daunnya berukuran 15-30 cm, beralur, dan berwarna hijau. Perbungaannya majemuk dalam tandan yang bertangkai panjang, tegak, dan berkumpul di ujung tangkai. Jumlah bunga di bagian bawah lebih banyak daripada di atas tangkai, dan berbentuk piramida memanjang. Kelopak bunganya berbentuk lonceng, berwarna putih kehijauan. Mahkota bunganya yang masih kuncup pada bagian ujung warnanya putih, dan bawahnya berwarna hijau. Buahnya termasuk buah buni, bulat, keras, dan hijau sewaktu muda, dan coklat, apabila sudah tua. Umbinya berbau harum, ada yang putih, juga ada yang merah. Menurut ukurannya, ada yang besar juga ada yang kecil. Karenanya, dikenal 3 kultivar yang dibedakan berdasarkan warna dan ukuran rimpangnya. Rimpangnya ini merayap, berdaging, kulitnya mengkilap, beraroma khas, ia berserat kasar, dan pedas jika tua. Untuk mendapatkan rimpang muda yang belum banyak seratnya, panen dilakukan pada saat tanaman berusia 2,5-4 bulan.

No comments:

Translate

Powered by Blogger.